Lain-lain
 
Senin, 22/06/2015
DARI BISNIS SAMPINGAN KINI OMZETNYA JUTAAN

Inspirasi bisnis memang bisa diperoleh dari mana saja, termasuk salah satunya dari hobi yang kita miliki. Adalah Renny Yozana (29), salah seorang pengusaha sukses yang berhasil diwawancarai oleh BisnisUKM.com ini mengaku mendapatkan inspirasi bisnis dari hobi melukis dan menggambar yang Ia tekuni sejak kecil. “Hobi saya melukis dan menggambar sedari kecil, jadi saya membuat tas dengan berbagai gambar lucu yang saya hasilkan,” begitu ungkapnya.

Sebelum memutuskan berbisnis atau memproduksi tas kain, dulu awalnya Renny sudah mencoba beberapa bisnis sampingan sambil bekerja di salah satu perusahaan swasta. Mulai dari jualan pulsa, mengkreasikan kain flanel untuk gantungan kunci, tempat pensil, dan membuat kreasi dari kertas kado untuk box asesoris juga jam duduk. Sayangnya semua usaha itu kurang bisa berkembang.

Bisnis tas kain“Tapi keinginan untuk bisa punya usaha sendiri dan mandiri terus saja mengganggu pikiran saya. Lalu saya coba cari di Youtube bagaimana cara membuat tas, saya praktekkan dan jadi. Awalnya cuma 10 desain saja, setelah itu saya keluar dari pekerjaan saya supaya lebih fokus menekuni bisnis tas ini hingga sekarang sudah hampir 300 desain tas yang bisa saya hasilkan,” cerita Renny.

Mengingat terbatasnya modal yang dimiliki, Renny menggunakan sistem catalog dan membuat persediaan stok barang yang terbatas. “Awal usaha tas ini hanya 1 (satu) mesin jahit saja, sekarang sudah ada 4 (empat) mesin jahit dan tiga karyawan. Desain awal hanya 10 model dan sekarang mencapai hampir 300 desain tas. Setiap bulannya saya bisa produksi sekitar 200 pcs untuk semua pesanan produk,” imbuh pengusaha sukses ini.

Dengan aktif di beberapa event pameran, kegiatan pasar murah dan menjadi sponsorship di beberapa acara yang diselenggarakan di sekitar rumahnya, saat ini pemasaran bisnis tas kain tersebut tidak hanya di sekitar Kediri namun sudah mulai merambah kota-kota lainnya seperti beberapa daerah di Jawa Timur, Jakarta, Bali, Pekanbaru, Batam, dan Kalimantan.

Proses produksi tas kain“Buat saya pribadi kendala bisnis ada di bidang pemasaran dan waktu pengerjaan. Cara mengatasinya dengan mencari tenaga freelance untuk proses produksi. Bagi saya kemenangan terbesar adalah ketika saya bisa memberikan lapangan pekerjaan dan membantu karyawan-karyawan saya. Selain itu, sebagai pengusaha saya juga bisa memiliki kebebasan untuk berinovasi dan kebebasan waktu,” ujarnya.

Meski saat ini Ia telah mengantongi omzet minimal Rp 10 juta setiap bulannya, namun harapan ke depan Renny ingin membuka outlet sendiri di Kediri dan produknya bisa jadi oleh-oleh khas Kediri. “Bagi saya kunci sukses merintis dan mengembangkan bisnis adalah fokus, selalu berinovasi baik dari segi produk maupun pemasaran, sabar dan terbukalah dengan trend baru,” pesannya di akhir sesi wawancara.

sumber : bisnisukm.com

Kembali | Lihat Semua