Lain-lain
 
Minggu, 07/02/2015
SEPEKAN PELUANG USAHA: DARI BEANBAG SAMPAI LUCKY

Di akhir pekan seperti ini enaknya kita duduk santai sambil menonton televisi. Biar lebih santai kita bisa duduk di atas beanbag. Apa itu beanbag? Kita tanya yuk ke Victor Kusmuljadi. Beanbag itu sejenis sofa tanpa rangka yang bila diduduki si sofa akan fleksibel mengikuti lekuk tubuh penggunanya. Nah, dijamin nyaman.

Ssst, ternyata Victor Kusmuljadi membuat beanbag karena terinspirasi oleh pengalamannya dengan sofa kantong semasa kost dulu. Dari sinilah pada 2009 dia mendirikan Skona Beanbag. Ada lebih dari 20 model beanbag yang ditawarkan Skona. Sebut saja, model banana boat, boomerang, bumper, classic, coffe table, funbag, crown, dan kidĺs. Banderol harganya mulai dari Rp 350.000-Rp 1,4 juta per unit. Namun, untuk memulai usaha ini modal yang dibutuhkan cukup besar Rp 300 juta. Dana itu untuk membeli mesin dan bahan baku.

Nah, sudah nyaman duduknya. Kita harus mencari camilan. Eit, enggak usah repot-repot. Kontan.co.id telah menyajikan beberapa camilan. Sebut saja Cappucino Cincau Djava dari Tuban, Jawa Timur. Adalah Zukifli Rahmat yang mengusung merek ini sejak 2013. Coba saja, rasanya segar. Kalau yakin ini merupakan peluang bisnis untuk Anda, Zukifli menyodorkan tiga paket untuk berbisnis cappucino. Paket hemat dibanderol Rp 2 juta. Mitra akan mendapatkan semua perlengkapan jualan dan bahan baku untuk 50 gelas. Paket bebas senilai Rp 3,5 juta. Mitra akan mendapat tambahanbooth dan bahan baku untuk 350 gelas. Paket termahal dibanderol Rp 5 juta. Mitra akan mendapat gerobak dorong dengan perlengkapan jualan yang lengkap dan bahan baku untuk 500 gelas.

Bukan hanya itu, Kontan.co.id pekan ini juga menyajikan penganan lain. Ada Dezzo Pizza dan Cilok Cacam-Cacam. Dezzo Pizza menawarkan kemitraan dengan dua model. Pertama, model booth dengan investasi Rp 9 juta. Kedua, model booth dengan investasi Rp 12 juta. Usaha besutan Arif Sundoro ini resmi dibuka sejak tahun 2010 di Sleman, Yogyakarta.Cilok Cacam-Cacam juga menawarkan: pertama, paket seharga Rp 7,5 juta;kedua, paket seharga Rp 8,5 juta; ketiga, paket paket Rp 10 juta. Syarifah Qomaria mengklaim, cilok bikinannya berbeda dari cilok yang banyak dijajakan di pinggir jalan. Ia menjamin, ciloknya terbuat dari bahan baku berkualitas baik.

Wah, sudah kenyang. Kalau minum Cappucino Cincau Djava belum memuaskan Anda. Yuk, kita seruput minuman cokelat I Cocoa yang diusung Suma Pradana dan Dr. Frozen yang diusung Nancy.I Cocoa menawarkan tiga paket: pertama, Paket Frape seharga Rp 6 juta, booth, bahan baku awal yakni bubuk minuman untuk 50 sachet, cup, blender dan pelatihan; kedua, Paket Flava senilai Rp 8 juta, mendapat booth, bahan baku 100 sachet bubuk minuman, perlengkapan usaha, cup, banner promosi, dan pelatihan; ketiga, Paket Grande senilai Rp 12,5 juta, booth, 250 sachet bahan baku serbuk minuman, peralatan usaha, cup, banner promosi dan pelatihan. Pada paket ini mitra bisa menjual 17 jenis produk cokelat.

Nah, sekarang kita seruput lezatnya es krim nitrogen cair dari Dr. Frozen. Usaha ini baru dijalankan Nancy pada November 2014 lalu. Dia mempunyai satu gerai pribadi yang berada di salah satu pusat perbelanjaan di Jambi. Cuma, investasi untuk Dr. Frozen cukup mahal: Rp 688 juta. Dengan modal tersebut fasilitas yang didapatkan mitra adalah satu unit booth, perlengkapan memasak, satu unit tabung nitrogen, bahan baku awal, perlengkapan promosi, pelatihan dan perlengkapan tambahan lainnya.

Wah, begah juga makan melulu. Sekarang kita nonton televisi. Tapi, itu kurang menarik. Kita nonton film 5D saja. Film 3D sudah kuno, nonton film 5D membuat kita serasa hadir di setiap scene dalam film tersebut. Canggih bukan. Adalah Reza Sanjaya yang membangun bisnis film 5D ini. Kalau tertarik berinvestasi, Anda bisa menggelontorkan duit Rp 45 juta untuk paket dua deret kursi, Rp 55 juta untuk tiga deret kursi, Rp 65 juta untuk empat deret kursi. Untuk berbisnis film 5D ini Anda dapat menjual tiket masuk Rp 15.000ŚRp 25.000 per orang.

Nah, sehabis nonton film, kita pakai baju rajut Korea, kalau bisa kita dance dulu. Ya, baju rajut Korea sekarang sedang booming. Harga baju rajut Korea produksi Buntoro dibanderol mulai dari Rp 25.000ŚRp 40.000 per helai. Murah. Buntoro menjual bajunya dengan eceran atau grosir. Yang paling penting, dia memiliki 15.000 reseller yang rutin belanja. Alhasil, omzetnya saban bulan mencapai Rp 25 juta-Rp 30 juta.

Sesudah mencoba baju rajut Korea, tidak ada salahnya mencoba baju cheongsam. Baju cina ini menjelang Imlek banyak peminatnya. Bahkan salah satu pemain baju ceongsham berani menargetkan omzet naik 40% dibandingkan dengan tahun lalu.Sekarang kita buka dulu baju cheongsamnya, kita mau melihat semut jepang. Kita kenalan dulu dengan Muhammad Agus Sholeh, seorang pembiak semut jepang asal Mojokerto, Jawa Timur. Agus membanderol harga semut jepang peliharannya Rp 3.000ŚRp 5.000 per ekor. "Kalau untuk konsumsi Rp 3.000 per ekor, sementara Rp 5.000 per ekor untuk pembibitan," jelasnya. Dalam sebulan, Agus bisa menjual 600 ekor semut jepang, dengan omzet sekitar Rp 2 jutaŚRp 3 juta per bulan. Satu stoples bisa berisi 10.000 ekor semut. Minat budidaya semut Jepang.

Kita tinggalkan semut jepang, kita mau ke Pasar Devis satu kilometer dari stasiun Bogor untuk mencari batu akik, yang lagi ngetren itu. Pasar Devis menjual bermacam batu akik, seperti akik bacan, blue sapphire, blue oval, bacan palamea, hingga batu motif. Dari berbagai jenis batu akik itu, jenis bacanlah yang paling banyak dicari pembeli. Tema, seorang penjual batu akik mengaku bisa meraup omzet sekitar Rp 7 juta per hari. Cari akik yuk!

Sesudah mondar-mandir rasanya kita perlu camilan. Untung ada Roti Bakar Nusantara. Adalah Fahri Nugroho yang mendirikan usaha ini sejak sejak 2012 di Yogyakarta. Jika Anda berminat pada usaha ini cukup merogoh kocek Rp 4,2 juta. Omzet yang bisa diperoleh sekitar Rp 18 juta per bulan. Menggiurkan bukan.

Sambil makan roti bakar, kita bisa mengintip pangkas rambut Lanang Barbershop. Usaha ini didirikan oleh Jakub Nurtjahjono pada 2007. Lanang menawarkan paket investasi VIP dan Reguler. Mitra harus membayar Rp 75 juta untuk paket VIP dan Rp 70 juta untuk Reguler.Tapi, kita belum ketemu sama Lucky Danna Aria. Itu lo yang memelopori usaha pembuatan jam tangan dari bahan kayu di Indonesia. Lucky memproduksi jam tangan dari kayu dengan merek Matoa. Untuk merintis Matoa, dia hanya merogoh kocek sebesar Rp 30 juta. Nah, untuk memulai usaha tidak membutuhkan modal besar, bukan.
Selamat berakhir pekan. Semoga akhir pekan Anda menyenangkan.

Sumber : Peluangusaha.kontan.co.id

Kembali | Lihat Semua