Lain-lain
 
Sabtu, 06/09/2014
MENCICIPI SEGARNYA LABA ES KRIM

Bisnis es krim kian menjamur. Ini ditandai dengan makin banyaknya pengusaha terjun ke bisnis. Untuk mengembangkan usahanya, banyak dari mereka menawarkan kemitraan. Salah satunya Kezam Café di Bekasi, Jawa Barat.
Kafe yang menyediakan menu utama es krim goreng ini sudah berdiri sejak tahun 2011 lalu. Awal tahun ini Kezam Café resmi menawarkan kemitraan usaha.
Hingga saat ini mereka sudah mempunyai delapan mitra di Bekasi, Jakarta dan Tangeran. Untuk gerai milik sendiri tidak ada. "Karena kami hanya menyediakan dan membuat es krim," kata Esti Purwanti, pemilik Kezam Café.
Sebelumnya, menurut Esti, sudah ada belasan mitra yang bergabung. Tapi karena susah mencari karyawan, sebagian menutup usahanya.
Kezam Café menawarkan dua paket investasi. Pertama, paket es krim goyang dengan nilai investasi Rp 10 juta. Mitra mendapat fasilitas seluruh perlengkapan branding, booth, freezer, 100 bungkus es krim goreng, dan perlengkapan lainnya.
Kedua, paket mini kafe senilai Rp 50 juta. Dalam paket ini, mitra mendapat seluruh perlengkapan kafe, sewa tempat, karyawan, branding, bahan baku es krim, dan perlengkapan lain.
Dalam paket ini, mitra hanya berinvestasi atau menanamkan duit. "Selanjutnya yang menjalankan bisnis adalah kami," katanya.
Bagi hasil
Menurut Esti, kerja sama ini menggunakan sistem bagi hasil. Perinciannya, 40% untuk mitra dan 60% untuk pemilik waralaba. Menu yang dijual dalam paket ini lebih bervariasi. Antara lain, ada tambahan kentang goreng, donat es krim, dan lainnya.
Total menunya ada 12 pilihan, dengan harga bervariasi mulai Rp 6.000 hingga Rp 15.000 per porsi. Dalam paket mini kafe ini, mitra bisa mengantongi omzet Rp 15 juta per bulan.
Setelah dikurangi biaya bahan baku dan operasional, keuntungan bersihnya sekitar 60% dari omzet bulanan. Setelah bagi hasil dengan pusat, mitra bisa balik modal 20 bulan.
Demi menjaga standar rasa di semua gerai, mitra wajib membeli bahan baku dari pusat. Sayangnya, untuk paket kafe ini, belum ada mitra yang berminat.
Sementara dalam paket es krim goyang, mitra bisa mengantongi omzet Rp 9 juta per bulan. Dengan laba 20%, bisa balik modal dalam tiga bulan. Esti mengklaim, kelebihan es krimnya ada pada varian rasa yang banyak. Antara lain kopi, blueberry, capucinno, dan lainnya. "Total ada sembilan varian rasa," jelasnya.
Ketua Komite Tetap Waralaba dan Lisensi KADIN, Amir Karamoy menilai, potensi bisnis es krim masih cukup besar, apalagi saat kemarau. "Namun saat musim hujan harus siap omzet turun," katanya.
Untuk mendapatkan mitra yang mau berinvestasi di paket mini kafe, ada baiknya pemilik waralaba melakukan co branding. Caranya bisa bekerja sama dengan pengusaha restoran atau tempat hiburan lainnya.
Kezam Café Resto Indra, Dukuh Zambrud Blok S, Cimuning,
Mustika Jaya, Bekasi HP: 085716841718

Peluangusaha.kontan.co.id

Kembali | Lihat Semua