Lain-lain
 
Kamis, 26/06/2014
BERENCANA MEMBUAT PRODUK KOSMETIK SENDIRI

Menjalani bisnis salon adalah mengatur dan mengurus para pekerja, dalam hal ini adalah para penata rambut dan perias. Itulah yang menjadi perhatian utama Susy Turino, pemilik KLEO Beauty Studio dalam mengelola bisnis salonnya selama ini. Bersama suaminya, Harris Turino sebagai Managing Director, mereka berusaha membangun manajemen yang nyaman sehingga pegawai mereka bisa betah bekerja di tempatnya.
Sebab, Susy mengatakan, pergantian karyawan di industri kecantikan itu sangat tinggi. Oleh sebab itu, salah satu strategi yang ia tempuh adalah dengan memberikan sistem komisi yang menarik. Langkah ini cukup ampuh membuat para pekerjanya betah bekerja di salonnya. Saat ini KLEO mempekerjakan 34 orang stylist. Menurut Susy, ini lebih baik ketimbang memberi gaji bulanan. Sehingga karyawan diberi imbalan setimpal dengan banyaknya pelanggan yang mereka layani di salon.
Selain itu, para stylist juga diajarkan untuk bisa menjaga reputasi KLEO. \"Karena itu adalah hal terpenting dalam industri ini,\" kata Susy.
Adapun untuk mengasah keterampilannya sendiri, Susy hingga kini masih tetap belajar. Ketika suaminya masih kerap ke luar negeri untuk bekerja, Susy selalu ikut untuk mengikuti kursus kecantikan di tiap negara yang disinggahi mereka. “Pernah misalnya saya ikut kursus di Hong Kong, Jepang, dan juga di Eropa,” tuturnya.
Terakhir, Susy pergi ke Paris, Prancis untuk memperbaharui kemampuan merias dan menangkap tren baru di dunia kecantikan. Selama satu minggu di salah satu pusat mode dunia tersebut, dia mempelajari trik-trik fesyen fotography.
Ke depannya, Susy ingin mengembangkan bisnis dengan mendirikan sekolah kecantikan dan membuat produk kosmetik sendiri. Karena menurut dia, saat ini jumlah para profesional kecantikan di Indonesia masih terbatas. Selain itu, rupanya para pelanggan setianya ada juga yang tertarik untuk memiliki keahlian seperti dirinya. “Pelanggan ada yang tanya, saya membuka kursus tidak,” ucap Susy.
Rencananya itu didukung penuh oleh suami tercinta, Harris Turino. Itu akan mendorong perkembangan industri kreatif di Indonesia. Harapannya, rencana ekspansi bisnis tersebut bisa terlaksana di tahun depan.
Dengan nama besar Susy di industri kecantikan yang sudah melekat sebagai ikon make up dan stylist, Susy dan Harris optimistis ekspansi meluncurkan brand produk kecantikan akan sangat prospektif. Sama seperti salonnya, rencananya, produk kosmetik ini akan menyasar segmen menengah ke atas. Beberapa produk yang akan diluncurkan adalah lipstick, lipgloss, dan bulu mata palsu.
Meskipun demikian, tampaknya rencana Susy untuk merilis produk kecantikan masih membutuhkan waktu. Karena produk seperti itu harus terdaftar dan itu itu perlu waktu yang cukup panjang.
Dari pengalaman sang suami yang pernah bekerja di industri farmasi, mendaftarkan satu produk dagang itu bisa memakan waktu setidaknya satu tahun. Apalagi karena akan menyasar pasar high-end, Susy ingin menciptakan produk yang berkualitas. Sumber : peluangusaha.kontan.co.id

Kembali | Lihat Semua