Lain-lain
 
Selasa, 02/10/2012
SUKSES BISNIS KUE, THOMAS BERHASRAT PUNYA RESTO(3)

Kendati bisnis roti dan kue basahnya sudah menghasilkan omzet ratusan juta, tak membuat Thomas Wiryawan cepat puas. Ia masih berambisi untuk membesarkan usahanya ini. Setelah benar-benar kuat, ia ingin merambah bisnis hotel, restoran, dan katering. Ia ingin mewujudkan rencananya ini dalam 10 tahun.

Sukses yang diraih Thomas Wiryawan dalam mengelola bisnis roti dan kue basah tidak terlepas dari strateginya dalam membangun jaringan. Menurutnya, dalam berbisnis, jaringan kerjasama dengan berbagai kalangan sangat diperlukan untuk mengembangkan usaha.

"Tanpa jaringan yang luas maka akan sulit untuk mengembangkan bisnis," katanya.

Sebagai seorang yang bergerak di bisnis makanan, ia pun langsung membangun jaringan dengan para pengusaha katering di Jakarta. Perusahaan katering ini sendiri sudah sering mendapat order dari sejumlah perusahaan besar di Jakarta. Berkat hubungan baiknya dengan pengusaha katering ini, ia pun bisa sering kecipratan order dari perusahaan-perusahaan.

Maklumlah, suatu perusahaan kalau mengadakan acara tertentu, biasanya memesan makanan utama sekaligus makanan pendamping di satu tempat.

Sementara, pengusaha katering hanya menyediakan makanan utama saja. Makanan pendamping, seperti kue mereka datangkan dari tempat lain yang bekerjasama dengannya.

"Melihat peluang itu, saya masuk dan menawarkan kerjasama," kata Thomas.

Namun, Thomas tak ingin bisnisnya ini terus berada di bawah bayang-bayang pengusaha katering. Ia ingin, ke depannya bisa membangun brand usaha yang kuat agar dikenal perusahaan papan atas di Jakarta.

Kini, ia sudah memulai sejumlah upaya menuju kesana. Di antaranya dengan memantapkan sistem pengelolaan usaha agar bisa bersaing dengan pemain lain yang menjual produk serupa.

Terkait dengan sistem pengelolaan usaha ini, ia terus membenahi manajemen pengelolaan keuangan perusahaan. Terutama menyangkut arus keluar masuk uang.

"Nah di sini saya harus pintar mengatur pengeluaran uang agar tidak mengalir begitu saja," katanya.

Guna menekan pengeluaran itu, kini ia selalu mengupayakan pembelian peralatan kue secara kredit. Pembenahan manajemen juga dilakukan dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Setelah internal usahanya kuat, Thomas berencana mewaralabakan usahanya ini. Namun, rencana itu baru akan direalisasikan dalam waktu tiga sampai empat tahun ke depan.

Selain itu, ke depannya, ia juga berambisi merambah bisnis hotel, restoran, dan katering. Ia menargetkan, bisnis restoran sudah bisa direalisasikan dalam lima tahun ke depan.

Setelah itu, baru ia merambah bisnis katering. Sementara bisnis hotel akan direalisasikan setelah bisnis restoran dan kateringnya berjalan mapan.

Bisnis hotel dirintis belakangan karena ia sadar tidak mudah merambah bisnis ini. "Saya targetkan bisa mencapainya dalam rentang waktu sepuluh tahun ke depan," ujarnya.

Sumber : Kontan.co.id

Kembali | Lihat Semua