Lain-lain
 
Kamis, 09/08/2012
INDUSTRI KONTEN: XL DESAK PENETAPAN REGULASI KONTEN AGAR INDUSTRI BANGKIT LAGI

JAKARTA: Operator telekomunikasi PT XL Axiata Tbk minta regulasi konten segera dikeluarkan agar industri konten bangkit lagi.

Saat ini regulasi konten, revisi Rancangan Peraturan Menteri No. 1 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Jasa Pesan Premium dan Pengiriman Jasa Pesan Singkat ke Banyak Tujuan, tengah dirampungkan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Targetnya, tahun ini sudah ditandantangani menteri Kominfo dan diberlakukan.

General Manger VAS PT XL Axiata Tbk Revie Sylviana mengatakan regulasi konten dapat menumbuhkan kembali industri konten karena isi revisi RPM sudah mengatur model bisnis antara operator telekomunikasi dan penyedia konten. Revisi RPM pun sudah melindungi konsumen.

“Saat kami ajak penyedia konten membangun industri, mereka takut dan beralasan hendak menunggu regulasi keluar. Sementara, penyedia konten yang baru enggan karena belum memiliki izin operasional,” kata Revie dalam diskusi bertajuk Poles Aturan Konten agar Lebih Paten, Rabu, (8/8).

Dalam revisi RPM No. 1 Tahun 2009 termuat aturan penyedia konten harus memiliki izin operasional sebelum bekerja sama dengan operator menjual konten.

Menurutnya, sejak kasus penyedotan pulsa mencuat pada Oktober 2011 hingga saat ini sudah 20 penyedia konten tidak lagi bekerja sama dengan XL. Perusahaan mencatat sudah hampir 1 tahun pasca-Oktober 2011, pendapatan layanan nilai tambah [value added service/ VAS] dari konten turun terus menjadi sekitar 29%. Sebelumnya, sebesar 60%.

“Kalau kondisi ini terus dibiarkan, industri konten lokal bisa mati. Agar tak mati semua pihak harus membangun lagi kepercayaan publik,” ucap Revie.(api)

Sumber :KOMPAS.com

Kembali | Lihat Semua