Lain-lain
 
Sabtu, 05/09/2015
SUKSES MENGOLAH KENTANG MENJADI BISNIS KEMITRAAN

Sukses mengecap laba di bisnis kuliner tak lantas membuat Emmanuel Wahyu Hendarto (27) merasa cepat puas dengan keberhasilan yang telah Ia dapatkan. Setelah sebelumnya sukses mengembangkan bisnis kue leker hingga membuka lebih dari 500 cabang di Indonesia, kini pengusaha sukses yang satu ini mencoba menciptakan produk baru yakni camilan Criptos (Crispy Potatoes).

Di bawah naungan Joker Corporation, awalnya Wahyu Hendarto tertarik membuat Criptos karena adanya permintaan dari pasar. “Pengalaman dari usaha kami sebelumnya (Jogja Leker), banyak sekali mitra usaha kami yang bertanya, kira-kira apa ada usaha lain selain ini (Jogja Leker). Dari situ kami mulai tertarik membuat produk baru, akhirnya terciptalah produk Criptos ini,” ujarnya, Senin (10/8) silam.

Ketika ditanya mengapa memilih criptos dengan bahan baku kentang, Ia menuturkan bahwa yang mendasarinya adalah ketersediaan bahan baku yang hampir bisa ditemukan dengan mudah di seluruh kota di Indonesia. Baik kota besar maupun kota kecil, semuanya bisa menemukan bahan dasar ini dengan mudah sehingga keberlangsungan usaha ini bisa berjalan dengan baik.

“Misalkan kita akan menciptakan sebuah produk dimana bahan bakunya susah sekali ditemukan, itu akan mempersulit kita untuk mengembangkannya menjadi sistem kemitraan. Jadi salah satu alasan mengapa memilih bisnis camilan kentang, karena bahan bakunya sangat mudah ditemukan dimanapun,” begitu ucap Wahyu Hendarto.

Selain itu, Ia yakin cara memproduksi Criptos juga sangat sederhana, sehingga mudah dikelola oleh para mitra. “Tingkat kerenyahan Criptos bisa bertahan sekitar 2 minggu sampai 1 bulan, yang penting disimpan dengan baik. Jadi produksi satu hari, bisa digunakan untuk satu minggu sampai dua minggu ke depan. Bahkan bisnis ini kontrolingnya juga sangat mudah, banyak mitra kami yang memilih bisnis ini karena sebagian besar dari mereka menjadikan kemitraan Criptos sebagai bisnis kedua mereka,” tambahnya.
Memulai Promosi Bisnis Camilan Kentang

Sebagai langkah awal memperkenalkan bisnis camilan kentang ini, Wahyu Hendarto memanfaatkan 500 mitra yang sebelumnya sudah bergabung dengan Joker Corporation sebelum akhirnya mulai mengedukasi masyarakat melalui social media.

“Media social yang kami gunakan saat ini antara lain melalui Google, Facebook, dan Twitter. Kami sengaja memilih ketiga social media tersebut karena saat ini di Indonesia ketiga media itulah yang banyak dikunjungi,” katanya. Terbukti belum ada 1 bulan diluncurkan, bisnis camilan Criptos sudah terjual lebih dari 100 paket sampel dan sudah ada puluhan outlet Criptos yang tersebar di Indonesia.

Berbekal pengalamannya selama 5 tahun mengelola bisnis kuliner, pengusaha muda ini mengaku tak menemui banyak kendala dalam menjalankan bisnisnya. Untuk menumbuhkan kepercayaan konsumen yang penasaran dengan citarasa Criptos, Wahyu Hendarto sengaja mempersiapkan paket sampel sebelum calon mitra bergabung dalam bisnis kemitraan tersebut.

Dengan mengusung 17 varian rasa unggulan, Wahyu Hendarto berharap kedepannya bisnis Criptos ini bisa mengikuti jejak kesuksesan bisnis sebelumnya dan bisa menyebarluaskan Criptos di seluruh Indonesia. “Bahkan bila diijinkan kami juga ingin merambah pasar luar negeri, karena produk camilan kentang sendiri sudah cukup familiar di semua kalangan sehingga bisa membantu petani kentang yang ada di Indonesia,” harapnya menutup pertemuan kami sore itu.

Sumber : bisnisukm.com

Kembali | Lihat Semua